Ekonomi internasional adalah ilmu ekonomi yang membahas akibat saling ketergantungan antara negara-negara di dunia, baik dari segi perdagangan internasional maupun pasar kredit internasional.
Teori Perdagangan Internasional
1. Teori Praktik Merkantilisme
Merkantilisme adalah suatu aliran/filsafat ekonomi yang tumbuh dan berkembang dengan pesat abad XVI s.d XVII di Eropa Barat.
2. Teori Klasik
a. Absolute Advantage dari Adam Smith
Teori ini menggunakan nilai tenaga kerja. Kelebihan dari teori ini adalah terjadinya perdagangan bebas antara dua negara yang memiliki keunggulan absolute yang berbeda, dimana terjadi interaksi impor dan ekspor untuk meningkatkan kemakmuran negara. Sedangkan kelemahannya adalah apabila suatu negara yang memiliki keunggulan absolute maka perdagangan internasional tidak akan terjadi karena tidak ada keuntungan.
b. Comprative Advantage dari David Ricardo
1. Cost Comprative Advantage (labor Efficiency)
Suatu negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional jika melakukan spesialisasi produksi dan mengekspor barang dimana negara tersebut dapat brproduksi relatif lebih efisien serta mengimpor barang di mana negara tersebut berproduksi relatif kurag/tidak efisien.
2. Production Comperative Advantage
Suatu negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional jika melakukan spesialisasi produksi dan mengekspor barang dimana negara tersebut dapat berproduksi relatif lebih produktif serta mengimpor barang dimana negara tersebut berproduksi relatif kurang/tidak produktif.
3. Teori Modern
a. The proportional Factors Theory
menggunakan dua kurva pertama adalah kurva isocost yang menggambarkan total biaya produksi yang sama. Dan isoquant yaitu kurva yang menggambarkan total kuantitas produk yang sama.
Kelemahan teori H-O yaitu jika jumlah atau proporsi faktor produksi yang dimiliki masing-masing negara relatif sama maka harga barang yang sejenis akan sama pula sehingga perdagangan internasional tidak akan terjadi.
b. Teori Opportunity Cost
Digambarkan sebagai production possibility curve yang menunjukan kemungkinan kombinasi output yang dihsilkan suatu negara dengan sejumlah faktor produksi secara full employment.
c. Offer Curve
Diperkenalkan oleh dua ekonom Inggris yaitu Marshall dan Edgeworth yang menggambarkan sebagai kurva yang menunjukan kesediaan suatu negara untuk menawarkan/menukarkan suatu barang dengan barang lainnya pada berbagai kemumngkinan harga.
Kelebihannya yaitu masing-masing negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional yaitu mencapai tingkat kepuasaan yang lebih tinggi.
